Contoh Teks Anekdot (semoga benar)
ANTI KORUPSI CUMAN DIMULUT SAJA
Pada Hari Minggu sore, di sebuah desa
yang kecil tapi tak terlalu kecil, namun jika besar juga
tak terlalu besar, dan jika di bilang sedang juga tidak terlalu sedang. Di
suatu rumah, di desa itu tampak dua ekor Homo Sapiens modern sedang berbincang – bincang, kedua
orang koplak ini bernama Paimin Dan Paijo.
Paimin
: Heh… broo, lu tau nggak, kalau,saat ini lagi musimnya kampanye?
Paijo : (Sambil menyeruput wedadhang telo).
Enggak…..!!!
Paimin
: Emang lho nggak lihat apa banyak alat peraga kampanye dimana mana?
Paijo : Lha jelas gua nggak bisa lihat la wong
mataku diperban habis operasi katarak.
Paimin: Oh iya ya. Gue lupa lo gue kira sakit kepala,
terus kepala lho diperban. Ehh.. ngomong
- ngomong lho tau nggak kalau
banyak caleg atau parpol yang bilang , mereka anti korupsi, namun nyatanya saat
mereka terpilih jadi wakil rakyat atau pejabat menerutmu apa julukan yang
pantas menurutmu
Paijo : Sampah yang menjabat jadi pejabat, tapi
sebenaranya mereka jauh lebih buruk dari sampah, karena sampah masih bisa di
daur ulang tapi mereka tidak.
Paimin : Hahahahaha… lho bisa aja. (sambil menyeruput wedhang jemblem).
Akhirnya
mereka terus menerus berbincang – bincang masalah politik sampai larut malam petang. Hingga mereka sampai lupa makan
mala. Memang benar kata Paijo bahwa pejabat sekarang lebih burung dari sampah
walau tidak semua.
Komentar
Posting Komentar