“KISAH TIGA MAHASISWA SUKSES” Pada hari Senin,05 Juli 2012 para mahasiswa baru Universitas Indonesia berkumpul di aula utama UI untuk mengikuti Ospek. Kak Ihza :”Assalamualaikum wr.wb” Anak-anak :”Waalaikumsalam wr.wb” Kak Ihza :”Baiklah,pertama-tama,sebelum ospek dimulai,kalian akan saya bagi dalam beberapa kelompok.” Kemudian,para kakak pembina membagi para mahasiswa baru dalam 57 kelompok.Dan pada kelompok 13,terkumpullah tiga anak bandel dari SMA Labschool Jakarta.Tiga anak itu adalah Dhera, Krisna,dan Adhis. Dhera :”Alhamdulillah,dari bangku SMA sampai masuk UI,kita masih tetap dalam satu kelompok.” Adhis :”Iya,enak juga kuliah di sini.Itu tandanya kita tidak akan berpisah dan masih bersahabat sam- pai saat ini.” Krisna :”Iya juga broww....kita tetap bisa bercanda gurau bersama”(Merasa sangat senang) Adhis :”Ngomong-ngomong,kamu masuk fakultas apa Dher?...
BOTULISM PADA BABI Lutvi Aditya Pratama 185130100111033 D - 2018 Program Studi Pendidikan Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya email: @lutviadityapratamagmail.com ABSTRAK Botulismus adalah penyakit yang berpotensi menyebabkan kematian pada hewan maupun manusia, bersifat neuroparalitik yang disebabkan oleh toksin dari Clostridium botulinum. Clostridium botulinum tersebar secara luas dalam tanah dan tanaman, isi usus dari hewan mamalia, burung dan ikan. Kedelapan tipe C. botulinum (A, B, C1, C2, D, E, F, G) telah dikenali dan masingmasing tipe toksin secara imunologik berbeda. Neurotoksin botulinum merupakan toksin biologis terkuat yang pernah diketahui dan bahkan di beberapa negara telah dikembangkan menjadi senjata biologis. Selain itu, aspek medik dari toksin telah dikembangkan untuk pengobatan berbagai penyakit pada manusia. Spora C. botulinum relatif tahan panas tetapi toksin botulinum tidak tahan panas dan dapat diinaktifasi dengan antitoksin ya...
KISAH HIDUPKU Namaku Jauri Bima Arli Nur Rachmat, orang – orang biasa memanggilku Bima. Di bawah Gunung Lawu aku dilahirkan, 21Januari 2001. Aku lahir dari pasangan pejabatan kecamatan dan pedagang telur asin. Ayahku bernama Supar dan ibuku bernama Lilik Kunti Basuki. Aku merupakan seorang adik dari seorang ibu guru SD, bernama Dessinta Arli Nur Jannah. Aku tinggal di sebuah desa yang terkenal dengan jeruknya yaitu Desa Tamanan. Aku banyak menghabiskan masa hidupku disana. Ketika aku kecil, memiliki suatu kebiasaan unik. Aku suka sekali mengamati hal-hal kecil di sekitar lingkungan rumah. Banyak hal yang kuamati hingga aku mulai terlatih untuk berfikir kritis dan kadang aku sering bertanya kepada ayahku. Saat aku duduk di bangku TK, aku banyak mendapat hal - hal ...
Komentar
Posting Komentar