Contoh Cerpen "Berjumpa Kawan Lama"
Berjumpa Kawan Lama
Pada suatu sore Budi sedang berjalan di taman, kemudian ia berjumpa dengan kawan lamanya Parman dan Supri. Sebenarnya ia tak yakin kalau mereka ialah kawan Budi tetapi, ia berusaha keras meyakinkan dengan melihat wajah mereka lebih dekat.
Dengan santainya Budi menghampiri Parman dan Supri. Berjalan dengan pelan dan kemudian mengejutkan merka berdua. Sontak mereka berdua marah kepada Budi.
“Sialan......, siapa kau ini, buat aku kaget saja!” kata Supri dengan marah.
“Huuuh...., dirimuuu tlah membuat jantungkuuuu meeeeledak!” kata Parman sambil bernyanyi dangdut.
“Kalau jantungmu meledak pasti kamu mati kan?” sahut budi sambil menahan tawa.
“Eh... memangnya kamu ini siapa sih?” kata Parman penasaran.
“Ya orang lah masak syaitonirrojim” jawab Budi.
“Maksud aku kamu ini siapa?” sahut Supri.
“Masak kalian enggak ingat sama aku, aku kan yang dulu biasanya ngopi sama kalian di Warung Cepit itu, masak kalian lupa. Aku itu dulukan yang suka kalian ejek itu lho” kata Budi.
“Ooooo..,Budi Klakson!” kata Parman dan Supri kaget. Mereka berdua sedikit kaget karena telah lama berpisah, akhirnya mereka dapat berjumpa kembali dengan kawan lama mereka.
“Kamu sekarang tinggal di mana?” kata Parman.
“Sambirobyong City Residence, sekarang aku bekerja sebagai pemilik perusahaan roti terbesar di Indonesia. Selain itu memiliki beberapa resort mewah di Kepulauan Raja Ampat, selain itu aku juga punya sebuah kapal pesiar mewah, dan beberapa perusahaan terkenal, Aku punya banyak mobil sport mewah, diantarnya: Lamborghini Veneno, SSC Tuatara, Laferari, Mercedes-Benz Mc Lareen, BMW M3, dll. Selain itu aku juga punya beberapa koleksi moge” jawab Budi.
“Wah kaya sekali kamu ini Bud!” sahut Supri.
“Eh..., kamu ini dulukan cuma anak tukang siomay, koq bisa sukses kaya sekarang?” tanya Parman.
“Hidup ini seperti roda berputar, kadang dibawah dan kadang di atas. Jika kita mau berusaha dan berdoa insya Allah pasti keinginan kita terwujud. Akan tetapi jika kita hanya bemalas – malasan kita tidak akan bisa meraih kesuksesan. Selain itu dalam kesuksesan kita perlu juga ketekunan, keuletan dan ketelitian. Jadi semua orang bisa menjadi sukses asalkan mau berusaha berdoa, tekun, ulet, dan teliti. Ehh...., ngomong – ngomong kaliyan ini kerja apa?” kata budi yang menjelaskan bagaikan seorang motivator.
“Kami berdua buka kedai kopi, tapi sepi banget, jadi kami tutup kedainya padahal letak kedainya cukup strategis dan tempatnya juga sangat nyaman dan bersih.” ujar keduanya.
“Mungkin varian rasanya kurang beragam?” tanya Budi.
“Ya kali, soalnya kami hanya 3 varian rasa. Ooohh....... iya, karena tampaknya sudah mau hujan ayo kita kerumahmu Bud, sekalian mau lihat - lihat rumahmu itu!” ujar Parman.
“Boleh juga, ayo!” ajak Budi.
Akhirnya mereka bertiga segera bergegas menuju ke rumah si Budi, karena tidak terlalu jauh akhirnya mereka putuskan untuk berjalan kaki saja karena jaraknya yang tidak terlalu jauh. Di jalan mereka berbincang – bincang. Karena terlalu asyiknya mereka hampir masuk got. Sesampainya mereka di rumah si Budi Parman dan Supri sontak kaget karena tidak percaya bahwa kawan mereka yang dulunya hanyalah anak seorang tukang siomay merupakan seorang yang kaya raya.
“Bud apa ini benar rumahmu, kok seperti istana presiden saja?” kata Supri dengan kagum.
“Ya tentu saja ini rumahku. Daripada kita bengong lebih baik kita liat – liat koleksi mobil mewahku yuk!” ajak Budi.
“Ayooo.....!!!” kata Parman dan Supri dengan penuh semangat.
Sambil berjalan menuju garansi mobil si Budi, Parman dan Supri melihat lihat rumah itu dengan penuh decak kagum. Rumah itu memiliki sebuah kolam renang mewah, ruang olahraga,dan dekorasi yang sangat elegan.
“Gile lu Bud, kamu punya sebuah Lamborghini Veneno yang hanya diproduksi 9 unit saja!” ucap Parman dengan kaget.
“Bukanya kalau mobil seperti ini sangat boros kalau dipakai buat sehari – hari?” tanya Supri
“Namanya juga hobi, jadi apa boleh buat” jawab Budi.
“Ehhh.... ayo kita berenang!” ajak Parman.
“Ayooooooooo....!!!!!!!!!!” kata Budi dan Supri dengan penuh semangat.
Akhirnya mereka bertiga berenang dengan penuh gembira menyambut persahabat mereka bertiga. Seusai berenang mereka sholat maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan makan malam. Seusai makan malam Parman dan Supri segera berpamitan untuk pulang. Hari ini keduanya telah mendapat sebuah arti tentang kehidupan, bahwa kesuksesan dapat diraih dengan dengan bekerja keras, berdoa, ketekunan, keuletan, dan ketelitian. Tidak ada orang di dunia ini yang sukses tanpa usaha dan doa.
(Pada suatu sore Budi sedang berjalan di taman, kemudian ia berjumpa dengan kawan lamanya Parman dan Supri. Sebenarnya ia tak yakin kalau mereka ialah kawan Budi tetapi, ia berusaha keras meyakinkan dengan melihat wajah mereka lebih dekat. Dengan santainya Budi menghampiri Parman dan Supri. Berjalan dengan pelan dan kemudian mengejutkan merka berdua. Sontak mereka berdua marah kepada Budi.)
Supri : Sialan......, siapa kau ini, buat aku kaget saja!(dengan marah.)
Parman : Huuuh...., dirimuuu tlah membuat jantungkuuuu meeeeledak!( sambil bernyanyi dangdut.)
Budi : Kalau jantungmu meledak pasti kamu mati kan?( sambil menahan tawa.)
Parman : Eh... memangnya kamu ini siapa sih?(penasaran.)
Budi : Ya orang lah masak syaitonirrojim.
Supri : Maksud aku kamu ini siapa?
Budi : Masak kalian enggak ingat sama aku, aku kan yang dulu biasanya ngopi sama kalian di
Warung Cepit itu, masak kalian lupa. Aku itu dulukan yang suka kalian ejek itu lho.
Parman dan : Ooooo..,Budi Klakson!(kaget.)
Supri
(Mereka berdua sedikit kaget karena telah lama berpisah, akhirnya mereka dapat berjumpa kembali dengan kawan lama mereka.)
Parman : Kamu sekarang tinggal di mana?
Budi : Sambirobyong City Residence, sekarang aku bekerja sebagai pemilik perusahaan roti
terbesar di Indonesia. Selain itu memiliki beberapa resort mewah di Kepulauan Raja
Ampat, selain itu aku juga punya sebuah kapal pesiar mewah, dan beberapa perusahaan
terkenal, Aku punya banyak mobil sport mewah, diantarnya: Lamborghini Veneno, SSC
Tuatara, Laferari, Mercedes-Benz Mc Lareen, BMW M3, dll. Selain itu aku juga punya
beberapa koleksi moge.
Supri : Wah kaya sekali kamu ini Bud!
Parman : Eh..., kamu ini dulukan cuma anak tukang siomay, koq bisa sukses kaya sekarang?
Budi : “Hidup ini seperti roda berputar, kadang dibawah dan kadang di atas. Jika kita mau
berusaha dan berdoa insya pasti keinginan kita terwujud. Akan tetapi jika kita hanya
bemalas – malasan kita tidak akan bisa meraih kesuksesan. Selain itu dalam kesukse-
san kita perlu juga ketekunan, keuletan dan ketelitian. Jadi semua orang bisa menjadi
sukses asalkan mau berusaha berdoa, tekun, ulet, dan teliti. Ehh...., ngomong – ngo-
mong kaliyan ini kerja apa?(menjelaskan bagaikan seorang motivator.)
Parman dan Supri: Kami berdua buka kedai kopi, tapi sepi banget, jadi kami tutup kedainya padahal letak
kedainya cukup strategis dan tempatnya juga sangat nyaman dan bersih.
Budi : Mungkin varian rasanya kurang beragam?
Parman : Ya kali, soalnya kami hanya 3 varian rasa. Ooohh....... iya, karena tampaknya sudah
mau hujan ayo kita kerumahmu Bud, sekalian mau lihat - lihat rumahmu itu!
Budi : Boleh juga, ayo!
(Akhirnya mereka bertiga segera bergegas menuju ke rumah si Budi, karena tidak terlalu jauh akhirnya mereka putuskan untuk berjalan kaki saja karena jaraknya yang tidak terlalu jauh. Di jalan mereka berbincang – bincang. Karena terlalu asyiknya mereka hampir masuk got. Sesampainya mereka di rumah si Budi Parman dan Supri sontak kaget karena tidak percaya bahwa kawan mereka yang dulunya hanyalah anak seorang tukang siomay merupakan seorang yang kaya raya.)
Supri : Bud apa ini benar rumahmu, kok seperti istana presiden saja?(kagum.)
Budi : Ya tentu saja ini rumahku. Daripada kita bengong lebih baik kita liat – liat koleksi
mobil mewahku yuk!
Parman dan Supri : Ayooo.....!!!( dengan penuh semangat.)
(Sambil berjalan menuju garansi mobil si Budi, Parman dan Supri melihat lihat rumah itu dengan penuh decak kagum. Rumah itu memiliki sebuah kolam renang mewah, ruang olahraga,dan dekorasi yang sangat elegan.)
Parman :Gile lu Bud, kamu punya sebuah Lamborghini Veneno yang hanya diproduksi 9
unit saja!(dengan kaget.)
Supri : Bukanya kalau mobil seperti ini sangat boros kalau dipakai buat sehari – hari?
Budi : Namanya juga hobi, jadi apa boleh buat.
Parman : Ehhh.... ayo kita berenang!
Budi dan Supri : Ayooooooooo....!!!!!!!!!!(dengan penuh semangat.)
(Akhirnya mereka bertiga berenang dengan penuh gembira menyambut persahabat mereka bertiga. Seusai berenang mereka sholat maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan makan malam. Seusai makan malam Parman dan Supri segera berpamitan untuk pulang. Hari ini keduanya telah mendapat sebuah arti tentang kehidupan, bahwa kesuksesan dapat diraih dengan dengan bekerja keras, berdoa, ketekunan, keuletan, dan ketelitian. Tidak ada orang di dunia ini yang sukses tanpa usaha dan doa.
Komentar
Posting Komentar